Rabu, 24 Juni 2015

Planet Bumi Harus Diselamatkan!

Modul 14 KPLI (AMDAL)

  1. Jelaskan pengertian mengenai AMDAL, bagaimana pendapat saudara mengenai hal tersebut ?

Jawab
AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan (Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).

Pendapat saya mengenai Analisis mengenai dampak lingkungan (AMDL) adalah :
memang seharusnya terdapat pengawas AMDL agar pembangunan-pembangunan proyek tidak membuat rusak lingkungan alam yang telah ada. AMDL menurut saya akan memberikan keputusan yang bijak untuk pembangunan-pembangunan proyek yang akan dilaksanaan. Jadi AMDLpun tidak akan merugikan lingkungan hidup sekitar baik tumbuhan ,hewan-hewan , serta manusia itu sendiri

  1. Berikan penjelasan mengenai dokumen AMDAL !
Jawab
Dokumen AMDAL terdiri dari :
  • Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL)
  • Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL)
  • Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL)
  • Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL)

Tiga dokumen (ANDAL, RKL dan RPL) diajukan bersama-sama untuk dinilai oleh Komisi Penilai AMDAL. Hasil penilaian inilah yang menentukan apakah rencana usaha dan/atau kegiatan tersebut layak secara lingkungan atau tidak dan apakah perlu direkomendasikan untuk diberi ijin atau tidak.

  1. Jelaskan mengenai kegunaan AMDAL !
Jawab
Bahan bagi perencanaan pembangunan wilayah
Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan
Memberi masukan untuk penyusunan disain rinci teknis dari rencana usaha dan/atau kegiatan
Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup .Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan

  1. Bagaimana prosedur AMDAL ?

Jawab
Prosedur AMDAL terdiri dari :
  • Proses penapisan (screening) wajib AMDAL
  • Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat
  • Penyusunan dan penilaian KA-ANDAL (scoping)
  • Penyusunan dan penilaian ANDAL, RKL, dan RPL Proses penapisan atau kerap juga disebut proses seleksi kegiatan wajib AMDAL, yaitu menentukan apakah suatu rencana kegiatan wajib menyusun AMDAL atau tidak.

Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat. Berdasarkan Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor 08/2000, pemrakarsa wajib mengumumkan rencana kegiatannya selama waktu yang ditentukan dalam peraturan tersebut, menanggapi masukan yang diberikan, dan kemudian melakukan konsultasi kepada masyarakat terlebih dulu sebelum menyusun KA-ANDAL.
Proses penyusunan KA-ANDAL. Penyusunan KA-ANDAL adalah proses untuk menentukan lingkup permasalahan yang akan dikaji dalam studi ANDAL (proses pelingkupan).
Proses penilaian KA-ANDAL. Setelah selesai disusun, pemrakarsa mengajukan dokumen KA-ANDAL kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. Berdasarkan peraturan, lama waktu maksimal untuk penilaian KA-ANDAL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan oleh penyusun untuk memperbaiki/menyempurnakan kembali dokumennya.
Proses penyusunan ANDAL, RKL, dan RPL. Penyusunan ANDAL, RKL, dan RPL dilakukan dengan mengacu pada KA-ANDAL yang telah disepakati (hasil penilaian Komisi AMDAL).

Proses penilaian ANDAL, RKL, dan RPL. Setelah selesai disusun, pemrakarsa mengajukan dokumen ANDAL, RKL dan RPL kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. Berdasarkan peraturan, lama waktu maksimal untuk penilaian ANDAL, RKL dan RPL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan oleh penyusun untuk memperbaiki/menyempurnakan kembali dokumennya.


  1. Siapa yang bertugas menyusun AMDAL dan pihak mana saja yang terlibat dalam proses AMDAL ?
Jawab
Pihak-pihak yang terlibat dalam proses AMDAL adalah Komisi Penilai AMDAL, pemrakarsa, dan masyarakat yang berkepentingan.
Komisi Penilai AMDAL adalah komisi yang bertugas menilai dokumen AMDAL. Di tingkat pusat berkedudukan di Kementerian Lingkungan Hidup, di tingkat Propinsi berkedudukan di Bapedalda/lnstansi pengelola lingkungan hidup Propinsi, dan di tingkat Kabupaten/Kota berkedudukan di Bapedalda/lnstansi pengelola lingkungan hidup Kabupaten/Kota. Unsur pemerintah lainnya yang berkepentingan dan warga masyarakat yang terkena dampak diusahakan terwakili di dalam Komisi Penilai ini. Tata kerja dan komposisi keanggotaan Komisi Penilai AMDAL ini diatur dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup, sementara anggota-anggota Komisi Penilai AMDAL di propinsi dan kabupaten/kota ditetapkan oleh Gubernur dan Bupati/Walikota.

Pemrakarsa adalah orang atau badan hukum yang bertanggungjawab atas suatu rencana usaha dan/atau kegiatan yang akan dilaksanakan. Masyarakat yang berkepentingan adalah masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses AMDAL berdasarkan alasan-alasan antara lain sebagai berikut: kedekatan jarak tinggal dengan rencana usaha dan/atau kegiatan, faktor pengaruh ekonomi, faktor pengaruh sosial budaya, perhatian pada lingkungan hidup, dan/atau faktor pengaruh nilai-nilai atau norma yang dipercaya. Masyarakat berkepentingan dalam proses AMDAL dapat dibedakan menjadi masyarakat terkena dampak, dan masyarakat pemerhati.


  1. Jelaskan mengenai UKL dan UPL !
Jawab
Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) adalah upaya yang dilakukan dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup oleh penanggung jawab dan atau kegiatan yang tidak wajib melakukan AMDAL (Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 86 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup).

Kegiatan yang tidak wajib menyusun AMDAL tetap harus melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan.
Kewajiban UKL-UPL diberlakukan bagi kegiatan yang tidak diwajibkan menyusun AMDAL dan dampak kegiatan mudah dikelola dengan teknologi yang tersedia.
UKL-UPL merupakan perangkat pengelolaan lingkungan hidup untuk pengambilan keputusan dan dasar untuk menerbitkan ijin melakukan usaha dan atau kegiatan.

  1. Sudah cukup banyak peraturan dan perundangan mengenai lingkungan hidup
yang dikeluarkan pemerintah, tetapi kenyataannya persoalan lingkungan hidup
semakin parah dan jarang sekali yang diselesaikan secara tuntas. Bagaimana
pendapat saudara mengenai hal ini?
Jawab
Menurut saya hal ini kembali lagi pada kesadaran individu terhadap lingkungan. Jika dilihat pada kasus yang terjadi sekarang ini, sudah dapat diindikasikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dikatakan kurang, karena makin komplexnya permasalahan yang dihadapi membuat pihak yang harusnya bertugas dalam menyelesaikan masalah lingkungan tidak menyelesaikan persoalan yang ada, disebabkan acuhnya pihak yang bermasalah dalam mengindahkan aturan yang berlaku dan cenderung rumit.


  1. Banyak proyek pembangunan yang dijalankan tanpa disertai AMDAL atau
menggunakan AMDAL fiktif, sebagai contoh kasus adalah proyek reklamasi di Sabang (Studi Kasus). Bagaimana pendapat saudara mengenai hal ini ?
Jawab
Menurut saya, kasus proyek reklamasi di Sabang adalah contoh dari ketidakpedulian pengusaha terhadap kelestarian lingkungan dan hanya memikirkan keuntungan pribadi saja. Dalam satu sumber dinyatakan bhawa pihak pemerintah daerah Sabang sudah tidak memberikan izin kepada pengusaha reklamasi untuk melakukan aktivitas tsb. Hal ini juga seharusnya diawasi secara ketat oleh pemerintah daerah setempat. Karena ini juga merupakan keteledoran dalam pengawasan dari pihak pemerintah di Sabang sendiri.



Modul 13 KPLI (Manajemen Lingkungan)

1. apa yang di maksud dengan Sistem manejemen Lingkungan ?

Jawab
Sistem manejemen lingkungan merupakan bagian integral dari system manejemen perusahaan secara keseluruhan yang terdiri dari satu set pengaturan pengaturan secara sistematis yang meliputi struktur organisasi,tanggung jawab,prosedur,proses,serta sumber daya alam dalam upaya mewujudkan kebijakan lingkungan yang telah di gariskan oleh perusahaan.sistem manejemen lingkungan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukan performasi lingkungan yang baik,melalui upaya pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan,produk dan jasa.Sistem tersebut juga dapat di gunakan untuk mengatisipasi perkembangan tuntutan dan peningkatan performasi lingkungan dari konsumen ,serta untuk memenuhi persyaratan peraturan lingkungan hidup dari pemerintah

2. Sebutkan unsur utama dalam Sistem Manejemen Lingkungan ?

Jawab
A kebijakan lingkungan : Pernyataan tentang maksud kegiatan manejemen lingkungan dan prinsip prinsip yang di gunakan untuk mencapainya
B Perencanaan : Mencakup identifikasi aspek lingkungan dan persyaratan peraturan lingkungan hidup yang bersesuai,penentuan tujuan pencapaian dan program pengelolaan lingkungan
C Implementasi : Mencakup struktur organisasi,wewenang dan tanggung jawab,training,komunikasi,dokumentasi,,kontrol dan tanggap darurat.
D Pemeriksaan reguler dan tindakan perbaikan : mencakup pemantauan,pengukuran dan audit
E Kajian manejemen : Kajian tentang kesesuaian dan efektifitas system untuk mencapai tujuan dan perubahan yang terjadi di luar organisasi ( Bratasida, 1996 )


3. Sebutkan bidang bidang dan sub system dalam ISO SERI 14000 ?

Jawab
Standar ISO 14000 Terbagi dalam dua bidang yang terpisah yaitu evaluasi organisasi dan evaluasi produk.Evaluasi organisasi terbagi dari 3 sub system yaitu sub system manejemen lingkungan,audit lingkungan dan evaluasi kinerja lingkungan,Evaluasi produk terdiri dari sub system aspek lingkungan pada standar produk,label lingkungan dan asesmen daur hidup (Hadiwiardjo )


4. Apa tujuan penerapan ISO 14001 ?

Jawab
Untuk mendukung perlindungan lingkungan dan pencegahan pencemaran yang seimbang dengan kebutuhan social ekonomi.Manejemen lingkungan mencakup suatu rentang isu yang lengkap meliputi hal hal yang berkaitan dengan strategi dan kompetisi.


5. Jelaskan manfaat dan implikasi penerapan ISO 14000 ?

Jawab
A. Dapat mengendifikasi,memperkirakan dan mengatasi resiko lingkungan yang mungkin timbul
B Dapat menekan biaya produksi, dapat mengurangi kecelakaan kerja dapat memelihara hubungan baik dengan masyarakat,pemerintah dan pihak pihak yang peduli terhadap lingkungan.
C Memberi jaminan kepada konsumen mengenai komitmen pihak manejemen puncak terhadap lingkungan
D Dapat mengangkat citra perusahaan,meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperbesar pangsa pasar
E Menunjukkan ketaatan perusahaan terhadap peraturan perundang undangan yang berkaitkan dengan lingkungan
F Mempermudah memperoleh izin dan akses kredit bank
G Dapat meningkatkan motivasi para pekerja.


6. Jelaskan karakteristik ISO 14001

Jawab
  • Generik
-Dapat di terapkan untuk seluruh tipe dan ukuran organisasi
-mengakomodir beragam kondisi geografis,social dan budaya.
  • Sukarela
Tidak memuat persyaratan kinerja lingkungan ( missal,criteria untuk sarana pengolahan limbah cair )
  • Sarana untuk secara sistematis mengendalikan dan mencapai organisasi kinerja lingkungan yang di kehendaki.
  • Memuat kinerja yang fundamental untuk mencapai :
Mentaati peraturan perundang-undangan dan ketentuanl lingkungan yang relevan.dan
Komitmen untuk terus menerus memperbaiki sejalan dengan kebijakan organisasi

  • Di disain komplemen dgn standar seri system manejemen mutu ISO 9000
  • Dapat di gunakan untuk keperluan sertifikasi dan / atau deklarasi diri
  • Dinamis,adaptif .
  • Standar SmL memuat persyaratan system manejemen yang berbasis siklus”plan, implement,check and review
  • Keterkaitan yang erat antara klausal atau elemen standar.

Modul 12 KPLI (Polusi Udara)

1. Jelaskan pengertian udara, berikut komposisinya?

Jawab
Udara adalah suatu campuran gas yang terdapat pada lapisan yang
mengelilingi bumi.Komposisi campuran gas tersebut tidak selalu konsistan.
Komposisinya adalah
Komposisi udara kering di mana semua uap air telah dihilangkan relatif
konstan. Komposisi udara kering yang besih yang dikumpulkan di sekitar laut dapat
dilihat pada Tabel 1. konsentrasi gas dinyatakan dalam persen atau per sejuta
(ppm = part permillion), tetapi untuk gas yang konsentrasinya sangat kecil biasanya
dinyatakan dalam ppm. Selai gas-gas yang tercantum dalam abel 9.1. masih ada lagi
gas-gas lain yang mungkin terdapat di udara tetapi jumlahnya sangat kecil, yaitu
kurang dari 1 ppm. (Fardiaz, 1992).
Komponen
Formula
Persen Volume
Ppm
Nirogen
N2
78,08
780. 800
Oksigen
O2
20,95
209. 500
Argon
Ar
0,934
9. 340
Karbon diokside
CO2
0,0314
314
Neon
Ne
0,00182
18
Helium
He
0,000524
5
Metana
CH4
0,0002
2
Kripton
Kr
0,000114
1


2. Jelaskan mengenai polutan udara primer dan sumber utama polusi !

Jawab
Polutan udara primer, yaitu polutan yang mencakup 90% dari jumlah polutan
udara seluruhnya, dapat dibedakan menjadi lima kelompok sebagai berikut:
1. Karbon monokside (CO)
2. Nitrogen (NOx)
3. Hidrokarbon (HC)
4. Sulfur diokside (SOx)
5. Partikel
Sumber polusi yang utama berasal dari transportasi, di mana hampir 60% dari
polutan yang dihasilkan terdiri dari karbon monokside dan sekitar 15% terdiri dari
hidrokarbon. Sumber-sumber polusi lainnya misalnya pembakaran, proses industri,
pembuangan limbah, dan lain-lain. Polutan yang utama adalah karbon monokside
yang mencapai hampir setengah dari seluruh polutan udara yang ada.
Karbon monokside (CO) adalah suatu komponen tidak berwarna, tidak berbau
dan tidak mempunyai rasa yang terdapat dalam bentuk gas pada suhu di atas -192º
C,. komponen ini mempunyai berat sebesar 96,5% dari berat air dan tidak larut di
dalam air.


3. Bagaimana terjadinya pembentukan karbon monoksida (CO) !

Jawab
Karbon monokside yang terdapat di alam terbentuk dari salah satu proses
sebagai berikut:
1. Pembakaran tidak lengkap terhadap karbon atau komponen yang
mengandung karbon.
2. Reaksi antara karbon diokside dan komponen yang mengandung karbon
pada suhu tinggi.
3. Pada suhu tinggi, karbon diokside terurai menjadi karbon monokside dan O.


4. Bagaimana pengaruh CO terhadap manusia?

Jawab 
Pengaruh beracun CO terhadap tubuh terutama disebabkan oleh reaksi antara
CO dengan hemoglobin (Hb) di dalam darah. Hemoglobin di dalam darah secara
normal berfungsi dalam sistem transpor untuk membawa oksigen dalam bentuk
oksihemoglobin (O2Hb) dari paru-paru ke sel-sel tubuh, dan membawa CO2 dalam
bentuk CO2Hb dari sel-sel tubuh ke paru-paru. Dengan adanya CO, hemoglobin
dapat membetuk karboksihemoglobin. Jika reaksi demikian terjadi, maka
kemampuan darah untuk mentranspor oksigen menjadi berkurang. Afinitas CO
terhadap hemoglobin adalah 200 kali lebih tinggi daripada afinitas oksigen teradap
hemoglobin, akibatnya jika CO dan O2 terhadap bersama-sama di udara akan
terbentuk COHb dalam jumlah jauh lebih banyak dari pada O 2Hb


5. Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi emisi CO dari kendaraan
bermotor, berikan penjelasan!

Jawab
Cara-cara tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Modifikasi mesin pembakar untuk mengurangi jumlah polutan yang ter
bentuk karena pembakaran.
2. Pengembangan reaktor sistem ekshaust sehingga proses pembakaran
berlangsung sempurna dan polutan yang berbahaya diubah menjadi
polutan yang aman.
3. Pengembangan substitusi bahan bakar untuk bensin sehingga
menghasilkan polutan dangan konsentrasi rendah selama pembakaran.
4. Pengembangan sumber tenaga yang rendah polusi untuk menggantikan
mesin pembakar yang ada.


6. Berikan uraian menganai udara nitrogen oksida, hidrokarbon, sulfur
oksida dan partikel !

Jawab
Nitrogen okside (NOx) adalah kelompok gas yang terdapat di atmosfir yang
terdiri dari gas nitrik okside (NO) dan nitrogen diokside (NO 2). Walupun bentuk
nitrogen okside lainnya ada, tetapi kedua gas ini yang banyak ditemukan sebagai
polutan udara. Nitrik okside merupakan gas yang tidak berwarna dan tidak berbau,
sebaliknya nitrogen diokside mempunyai warna coklat kemerahan dan berbau tajam.
Hidrokarbon komponen hidrokarbon hanya terdiri dari elemen
hidrogen dan karbon. Beribu-ribu komponen hidrokarbon terdapat di alam, di mana
pada suhu kamar terdapat tiga bentuk, yaitu gas, cair dan padat. Sifat fisik dari
masing-masing bentuk tersebut dipengaruhi oleh struktur molekul, terutama jumlah
atom karbon yan menyusun molekul hidrokarbon. Hidrokarbon yang mengandung 1 -4 atom karbon berbentuk gas pada suhu kamar, sedangkan yang mengandung 5
atau lebih atom karbon berbentuk cair atau padat. Semakin tinggi jumlah atom
karbon semakin cenderung untuk terdapat dalam bentuk padat. Hidrokarbon yang
sering menimbulkan masalah dalam polusi udara adalah yang berbentuk gas pada
suhu atmosfer normal atau hidrokarbon yang bersifat sangat volatif (mudah berubah
menjadi gas) pada suhu tersebut. Kebanyakan komponen-komponen tersebut
mempunyai struktur yang sederhana, yaitu mengandung 12 atom karbon atau
kurang per molekul.
Polusi oleh sulfur okside terutama disebabkan oleh dua komponen gas yang
tidak berwarna, yaitu sulfur diokside (SO 2) dan sulfur triokside (SO3), dan keduanya
disebut sebagai SOx. Sulfur diokside mempunyai karakteristik bau yang tajam dan
tidak terbakar di udara, sedangkan sulfur triokside merupakan komponen yang tidak
reaktif.
Pembakaran bahan-bahan yang mengandung sulfur akan menghasilkan
kedua bentuk sulfur okside, tetapi jumlah relatif masing -masing tidak dipengaruhi
oleh jumlah oksigen yang tersedia. Meskipun udara tersedia dalam jumlah cukup,
SO2 selalu terbentuk dalam jumlah terbesar. Jumlah SO yang terbentuk dipengaruhi
oleh kondisi reaksi, terutama suhu, dan bervariasi dari 1 sampai 10% dari total SO x.
Meskipun polutan udara yang telah dijelaskan pada bab-bab sebelumnya
berbentuk gas, tetapi ada polutan udara yang berbentuk partikel-partikel kecil
padatan dan droplet cairan yang terdapat dalam jumlah tinggi di udara. Polusi udara
karena partikel-partikel tersebut merupakan masalah lingkungan yang perlu
mendapat perhatian, terutama di daerah perkotaan.


7. Apa yang anda ketahui mengenai polusi udara di kota besar ?

Jawab
Masalah   pencemaran   udara   dikota-kota   besar,   sangat   dipengaruhi   dan  berbeda oleh berbagai faktor yaitu: tofografi, kependudukan, iklim dan cuaca serta tingkat  atau  angka  perkembangan  sosio  ekonomi  dan  industrialisasi.  Masalah-masalah ini akan meningkat keadaannya, jika jumlah penduduk perkotaan semakin meningkat yang mengakibatkan jumlah penduduk yang terpapar polusi  udara juga meningkat.


8. Bagaimana peranan perguruan tinggi dalam mengatasi polusi udara, buatlah
analisis singkat dengan studi kasus Program Pengelolaan Udara di Fakultas
Teknik Sipil dan Lingkungan ITB ?

Jawab
Melalui Program Pengelolaan Udara dan Limbah, Fakultas Teknik Sipil dan
Lingkungan ITB telah melakukan berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian
masyarakat, seperti berikut :
Penelitian-Penelitian yang Dilakukan di Laboratorium Kualitas Udara
· Faktor Emisi Gas Buang CO, Pb, dan Partikulat pada Kendaraan Bermotor
Roda Empat di Indonesia
· Pengaruh Buangan Gas CO, NO2, dan HC, Partikulat, SO2 dan Pb dari
Industri terhadap Kualias Udara di Daerah Bandung Selatan
· Studi Evaluasi Kualitas Udara, Khususnya SO, SO, NO, Partikuiat Akibat
Proses Pembakaran Batubara PUD Suralaya
· Metodologi Penentuan Titik Pemantauan untuk Sumber Udara Tidak
Bergerak dengan Industri Semen Palimanan sebagai Studi Kasus
· Penyisihan NOx secara Fotokatalitik menggunakan Titanium Dioksida
· Pengaruh Pembebanan dalam Komposisi Polisiklik Aromatik Hidrokarbon
(PAH) dalam Emisi Mesin Diesel
Penelitian dalam Kualitas Udara Perkotaan
· Pengukuran Fluks Deposisi Kering Ambien untuk Partikel Total dan Pb di
Bandung
· Studi Pencemaran Udara (TSP, Pb, SO2, CO, NO2, Total Hidro Karbon di
Daerah Pemukiman Bandung Utara
· Distribusi Ukuran Parikulat untuk Senyawa Sulfat dan Nitrat di Bandung
· Identifikasi Sumber Emisi Pencemar Gas dan Partikulat di Su rabaya
· Analisis Komposisi dan Fraksi Partikulat Atmosferik di Kota Bandung
· Evaluasi Hasil Pengukuran Konsentrasi Partikulat, Senyawa NOx, CO, NO2
dan Pb di Jalan Braga Bandung
· Analisis Komposisi Fraksi dan Fluktuasi Hidro Karbon C1 –C5 dari Udara,
Studi Kasus di Bandung Utara
· Analisis Prekursor Fotooksidan di Daerah Bandung
· Index Pencemaran Udara dengan Indikator Coefficient of Haze: Studi Kasus
Bandung-Jakarta
· Kajian Korelasi Konsentrasi Polutan CO dan NOx dengan Jumlah Kendaraan
Bermotor dengan Studi Kasus Terminal Leuwi Panjang Bandung
Penelitian dalam Pengendalian Pencemaran Udara
· Proses Biofiltrasi untuk Penyisihan Gas Ammonia dan Hidrogen Sulfida
· Proses Biofiltrasi untuk Penyisihan Gas SO2
· Studi Evaluasi Efisiensi Penyisihan Gas SO2 dengan Pembebanan Tinggi
Menggunakan Teknik Biofiltrasi
Penelitian dalam Studi Kinetik dan Kimia Atmosfer Daerah Tropis
· Studi Analisis Mengenai Perilaku Keasaman Partikulat pada Deposisi Kering
· Studi Analisis Mengenai Perilaku Keasaman pada Deposisi Basah
· Studi Perilaku SenyawaSulfurdi Daerah Tropis
· Model Kinetika Pembentukan Ozon di Troposfer dengan Prekursor
Hidrokarbon dan NOx
· Identifikasi Prekursor Sumber Emisi dan Proses Asidifikasi Hujan Asam

Selasa, 23 Juni 2015

Modul 11 KPLI (Pencemaran Air)

1. Jelaskan apa yang anda ketahui mengenai air, bagaimana hubungannya peradaban manusia?
Jawab: Air adalah zat kimia yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi. Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen. sering disebut sebagai pelarut universal karena air melarutkan banyak zat kimia. Air berada dalam kesetimbangan dinamis antara fase cair dan padat di bawah tekanan dan temperatur standar.
Peradaban manusia berjaya mengikuti sumber air. Mesopotamia yang disebut sebagai awal peradaban berada di antara sungai Tigris dan Euphrates. Peradaban Mesir Kuno bergantung pada sungai Nil. Pusat-pusat manusia yang besar seperti Rotterdam, London, Montreal, Paris, New York City, Shanghai, Tokyo, Chicago, dan Hong Kong mendapatkan kejayaannya sebagian dikarenakan adanya kemudahan akses melalui perairan.

2. Berikan penjelasan mengenai pencemaran air !
Jawab: Pencemaran air adalah penyimpangan sifat-sifat air dari dari keadaan normal,bukan dari kemurniannya. .Air yang tersebar di alam tidak pernah terdapat dalam bentuk murni, tetapi bukan berarti semua air sudah terpolusi.Sebagai contoh,meskipun di daerah pegunungan atau hutan yang terpencil dengan udara yang bersih dan bebas dari polusi,air hujan selalu mengandung bahan-bahan terlarut seperti CO2,O2 dan N2,serta bahan-bahan tersuspensi seperti debu dan partikel-partikel lainnya yang terbawa dari atmosfer.

3. Apakah air yang kita minum sehari-hari merupakan air murni ?
Jawab: Air minum pun bukan merupakan air murni. Meskipun bahan-bahan tersuspensi dan bakteri mungkin telah dihilangkan dari air tersebut, tetapi air minum mungkin masih mengandung komponen-komponen terlarut. Bahkan air murni sebenarnya tidak enak diminum karena beberapa bahan yang terlarut mungkin memberikan rasa yang spesifik terhadap air minum.

4. Jelaskan pengelompokan mengenai bahan pencemar (polutan) !
Jawab: polutan air dapat dikelompokkan atas 9 grup berdasarkan perbedaan sifat-sifatnya sebagai berikut:
1.     Padatan
2.     Bahan buangan yang membutuhkan oksigen (oxygen-demanding wastes)
3.     Mikroorganisme
4.     Komponen organik sintetik
5.     Nutrien tanaman
6.     Minyak
7.     Senyawa anorganik dan mineral
8.     Bahan radioaktif
9.     Panas
  
5. Jelaskan mengenai sifat-sifat air tercemar !
Jawab: Untuk mengetahui apakah suatu air terpolusi atau tidak, diperlukan pengujian untuk menentukan sifat-sifat air sehingga dapat diketahui apakah terjadi penyimpangan dari batasan-batasan polusi air. Sifat-sifat air yang umum diuji dan dapat digunakan untuk menentukan tingkat polusi air misalnya:
1.     Nilai pH, keasaman dan alkalinitas
2.     Suhu
3.     Warna, bau dan rasa
4.     Jumlah padatan
5.     Nilai BOD/COD
6.     Pencemaran mikroorganisme patogen
7.     Kandungan minyak
8.     Kandungan logam berat
9.     Kandungan bahan radioaktif

6. Apa yang dimaksud dengan biochemical oxygen demand (BOD) dan cjemical oxygen demand?
Jawab: Biochemical Oxygen Demand (BOD) menunjukkan jumlah oksigen terlarut yang dibutuhkan oleh organisme hidup untuk memecahkan atau mengoksidasi bahan-bahan buangan di dalam air. Jadi nilai BOD tidak menunjukan jumlah bahan organik yang sebenarnya, tetapi hanya mengukur secara relatif jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi bahan-bahan buangan tersebut.
Chemical Oxygen Demand (COD) Untuk mengetahui jumlah organik di dalam air dapat dilakukan suatu uji yang lebih cepat dari pada uji BOD, yaitu berdasarkan reaksi kimia dari suatu bahan oksidan. Uji tersebut disebut uji COD (chemical oxygen demand), yaitu suatu uji yang menentukan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh bahan oksidan, misalnya kalium dikhromat , untuk mengoksidasi bahan-bahan organik yang terdapat di dalam air.


7. Jelaskan mengenai pengaruh logam berat yang terkandung dalam air dan pengaruhnya terhadap lingkungan !
Jawab: Penggunaan logam-logam berat dalam berbagai keperluan sehari-hari berarti telah secara langsung maupun tidak langsung, sengaja maupun tidak sengaja, telah mencemari lingkungan. Beberapa logam berat tersebut ternyata telah mencemari lingkungan melebihi batas yang berbahaya bagi kehidupan lingkungan. Logam-logam berat yang berbahaya dan sering mencemari lingkungan terutama adalah merkuri (Hg), timbal (Pb), arsenik (As), Kadmium (Cd), Khromium (Cr) dan Nikel (Ni). Logam-logam tersebut diketahui dapat mengumpul di dalam tubuh suatu organisme, dan tetap tinggal dalam tubuh dalam jangka waktu lama sebagai racun yang terakumulasi.

8. Pelajari kasus 1 “Pelayanan Air Minum Jakarta dan Pencemaran Air”. Berikan pendapat anda !
Jawab: kelangkahan air bersih tengah berlangsung di sejumlah tempat di Indonesia,terutama di pulau jawa.kelangkahan air terjadi karena kerusakan lingungan hidup,pencemaran dan tidak meratanya akses terhadap air bersih. sementara mengenai tingkat layanan, warga menganggap kualitas air minum setelah privatisasi tetap keruh dan berbau tidak sedap. Rumah yang berada di pinggir jalan besar bisa mendapat air dengan lancar, sementara rumah di tengah perkampungan airnya sering mati.distribusi air yang tidak merata akibat kecilnya tekanan air. Di sini pemerintah harus melakukan investigasi ke PT Pam Jaya, Apakah pompa air yang di gunakan sudah standart dan memiliki specsifikasi yang sesuai .??

9. Begitu pula untuk kasus 2 “Pencemaran Citarum di Fase Terberat”, bagaimana opini anda ?

Jawab: Berdasarkan data Volume sampah yang mencemari sungai sekitar 70%, kemudian industri 16%, pertanian 2 % dan sisanya adalah peternakan. Presentasi pencemaran paling besar yaitu dari sampah. Itu tanda nya minim nya kepedulian masyarakat akan sampah, sosialisai sudah di lakukan kewarga bahwa bahaya pencemaran sungai karena sampah, tetapi masih sedikit warga yang peduli akan hal tersebut. Ternyata tidak cukup hanya mengsosialisasikan bahaya tersebut. ”KAMPANYE TEMPAT SAMPAH” pembuatan stasiun tempat sampah di beberapa titik, agar warga tidak jauh2 membuang sampah nya dan memperbanyak petugas kebersihan atau petugas pengambilan sampah.pembuangan sampah kesungai karena tidak ada nya tempat pembuangan , atau petugas pengambil sampah yang sangat jarang , ini salah satu penyebab warga membuang sampah nya ke sungai.